Monday, 7 December 2009

Siapa PUNYA

Satu hari di Istana, datanglah dua orang musafir..

Si Musafir: Assalamualaikum. Boleh saya tumpang tidur di sini?
Pengawal Istana: Tak boleh. Ini istana raja ni bukan tempat tumpang tidur.
Musafir: Saya ni musafir..saya nak tidur sekejappp saja.
Pengawal Istana: Saya kata tak boleh. Ini istana raja.
Musafir: Kalau begitu, boleh saya jumpa raja tuan istana ni?
Pengawal Istana: Boleh. Tunggu sebentar.
.................
Musafir: Saya nak tidur malam ni disini sekejap boleh?
Raja: Tak boleh..ini beta punya rumah.
Musafir: Ye laa..nak tidur sekejap pun tak boleh? Saya ni musafir
Raja: tak boleh. tak boleh.
Musafir: Istana ni tuanku punya ke?
Raja: Ya, beta punya.
Musafir: Sebelum tuanku, siapa punya istana ni?
Raja: Ayahanda beta punya.
Musafir: Dulu?
Raja: Datuk beta punya
Musafir: Dulu lagi?
Raja: Moyang beta punya
Musafir: Dulu lagi?
Raja: bapa moyang beta punya
Musafir: Nanti tuanku mati, siapa punya istana ni?
Raja: Anak saya punya.
Musafir: Habis tu..siapa punya rumah ni tuanku?
Raja: ???
(Barulah perasan sang Raja)

Akhirnya harta itu tiada siapa yang PUNYA. PUNYA itu hanya sementara. (=

(Dari kuliah Ust Ismail Kamus. Menarik!)

3 comments:

zaffankhalid said...

Menarik!

Ustaz Ismail Kamus, kreatif orangnya....I like!

mUneer said...

tuan ibrahim tuan man apa kurangnya

Qurrata 'Ayun said...

2-2 saya suka!

Related Posts with Thumbnails